Soal Kateter yang Jadi Bi「European mainstream betting company」ang Kasus Penganiayaan Perawat Siloam

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Kasino online manusia

EuroEuropean mainstream betting companypean mainstream betting companymelihEuropean mainstream betting companyat hal itu, JT memanggil European mainstream betting companyCEuropean mainstream betting companyRS ke ruang perawatan. CRS  datang ke ruangan bersama beberapa rekannya.

Saat itu ada istri JT di dalam ruangan pasien. CRS mengingatkan istri JT agar tidak menggendong anaknya setelah jarum tersebut dilepas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Diketahui, alat yang masih menempel pada tangan si anak merupakan kateter.

Baca juga: Trending #SavePerawatIndonesia, Ini Kronologi Penganiayaan Perawat di RS Siloam Sriwijaya

Korban ditendang oleh pelaku di bagian perut hingga akhirnya dipisahkan oleh perawat yang lain.

Melansir Kompas.com, (17/4/2021), Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira menyampaikan, perawat CRS melepaskan jarum infus yang menempel di tangan anak JT.

KOMPAS.com - Sebuah video seorang pria melakukan kekerasan terhadap seorang perawat viral di media sosial, Jumat (16/4/2021).

Namun, istri JT justru mengabaikan pesan CRS dan menggendong anaknya. Saat itulah tangan si anak berdarah.

Belum sempat menjelaskan kejadian tersebut, JT langsung menampar wajah CRS. CRS juga diminta untuk bersujud dan memohon maaf.

Alat tersebut bernama Intravenous catheter.

Namun, ia mendapati tangan anaknya berdarah setelah jarum infus dicabut oleh perawat berinisial CRS.

Diketahui, peristiwa penganiayaan itu terjadi di RS Siloam Sriwijaya, Palembang, Kamis, (15/4/2021).

Pria berpakaian merah dalam video, JT, tengah menjemput anaknya di kamar pasien.

Bidang Infokom Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Rohman Azzam menjelaskan alat yang dipermasalahan dalam kasus di RS Siloam Sriwijaya.