Kema「Indonesia online casino」tian Covid

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Kasino online manusia
insight di email kamu.

Daftarkan email

Melalui evaluasi itu, dia berharap dapat segera diketahui faktor mana saja yang berkontribusi besar terhadap angka kematian akibat Covid-19.

KOMPAS.com - Persentase kematian akibat Covid-19 di Indonesia mengalami peningkatan dalam beberapa waktu terakhir.

"Perlu evaluasi case manajemen, bottle necknya ada di mana?” ujar dia melansir laman UGM, Senin (17/5/2021).

Baca juga: Telanjur Mudik? Epidemiolog UGM Sarankan 3 Hal Ini

Banyak faktor yang bisa memengaruhi hal tersebut, salah satunya misalnya terkait akses layanan kesehatan. Lalu, terkait bagaimana layanan kesehatan mampu mengelola kasus yang ada secara adekuat dan bermutu.

Baca juga: Puasa Optimalkan Imunitas, Begini Penjelasan Guru Besar IPB

Menanggapi hal itu, Epidemiolog UGM, Riris Andono Ahmad menyampaikan pemerintah perlu melakukan evaluasi manajemen pengendalian pandemi terutama terhadap kasus kematian akibat Covid-19 di tanah air.

Sementara, persentase kasus angka kematian akibat Covid-19 di dunia sebesar 2,07 persen.

Berdasar data yang dihimpun Satgas Covid-19, pada 15 Mei 2021 angka kematian akibat Covid-19 di tanah air sebesar 2,76 persen yang meningkat dari sebelumnya per Februari 2021 sebesar 2,75 persen.

Riris mengatakan, penyebab pasti kematian akibat Covid-19 tidak bisa diketahui tanpa adanya audit kematian.

Selanjutnya dapat dilakukan perbaikan secara efektif terhadap faktor penyumbang penyebab kematian akibat Covid-19.

"Sekarang titik letaknya ada di mana? Bisa saja akses pasien Covid-19 berat berasal dari sosial ekonomi menengah ke bawah dan akses layanan kesehatan lebih sulit, sehingga sampai ke layanan kesehatan lambat dan terjadi kematian sangat besar," jelas dia.